“Apakah Pengertian Gereja katolik?”
Dalam kehidupan umat katolik kita saling berhubungan erat dalam suatu iktan satu umat, satu lingkungan,satu kring,satu stasi,satu paroki dan seluruh Dunia. sekarang perayaan ekaristi sudah banyak dalam satu minggu bisa ada 5-6 kali. kita sering ke gereja untuk berdoa dan memuji TUHAN dan apakah anda sudah mengerti arti Gereja itu?
sekarang saya mengajak tukar pendapat tentang gereja. ayo kesempatan gak terbatas, bagi yang ingin mengemukaan pendapat nya saya sangat senang.
Menurut saya Gereja katolik adalah : Persekutuan umat katolik dalam satu imam dan kepercayaan.
Nah sekarang kita sharing…..?
Apakah arti Gereja bagi Anda??
Popularity: 74% [?]
Rasa terima “Kasih”
November 26, 2008 by Yudhi Arie Baskoro
Filed under Berita, Renungan, Sejenak
Pada suatu ketika Allah menjamu semua keutamaan, baik yang kecil maupun yang besar, yang sederhana maupun yang gagah berani. Mereka semua berkumpul di suatu ruangan surgawi yang dihias sangat meriah. Segera saja mereka bergembira ria karena mereka sudah saling mengenal dengan baik. Bahkan beberapa sangat dekat berhubungan.
Tiba-tiba Allah melihat dua keutamaan yang cantik yang tampaknya sama sekali tidak saling mengenal dan tidak senang duduk bersama. Maka Allah menggandeng tangan salah satu dan memperkenalkannya kepada yang lain secara resmi. “Rasa terima kasih,” kata Nya, “perkenalkan, inilah Kasih”.
Namun sebelum Allah berbalik, mereka sudah saling menjauh lagi. Dan tersebarlah kisah, bahkan Allah tidak dapat membawa “Rasa terima kasih” ke tempat di mana ada “Kasih”.
Popularity: 77% [?]
thank you god
karena ada judul yang mirip, saya buat aja yang ini pake bahasa inggris
minggu tanggal 23 maret 2008 kemarin, saya nganterin anak saya ikut sunday school. eh, iya, saya anggota paroki redemptor mundi di surabaya
di sana ada english service. jadi sekalian beribadah, belajar inggris juga
nah, pas di sunday school, kakak pembina ngajarin lagu yang
buat saya agak tersentuh. lagunya sih sederhana, tapi kata-katanya itu lho, kalo direnungin dualem banget.
thank you for the world so sweet
thank you for the food we eat
thank you for the bird can sing
thank you god for everything
kadang kita hidup ya udah gitu aja. mata bisa ngeliat, bisa makan kenyang, bisa dengar suara, kita anggap hal biasa. padahal kan itu anugerah. anugerah yang harusnya kita syukuri. tapi berapa sering sih kita bilang terima kasih? nggak usah Tuhan deh yang gak keliatan. ama sesama manusia aja, pernahkah kita berterima kasih pada petugas cleaning service misalnya. pada pemulung, pada tukang sampah, pada siapa aja. kita nggak pernah tau siapa mereka kan. siapa tau aja nih, mereka tuh malaikat yang sedang menyamar
Popularity: 25% [?]
Misa KMKI-Münster, Jerman 28. April 2007
“Domba-dombaku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar daripada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.“ (Yoh 10:27-29)
Kutipan bacaan Injil dari kitab Yohanes tadi menjadi tema dari misa KMKI Münster yang kembali diadakan untuk kesekian kalinya di Präsepe gereja Kapuziner, tetapi istimewanya misa kali ini diselenggarakan dalam bahasa Indonesia dan dilayani oleh Pater Metodius Sarumaha, OFM Cap., yang sudah bersedia meluangkan waktu jauh-jauh datang dari Frankfurt.
Topik di atas terasa seperti air sejuk yang kembali menguatkan pengharapan kita di tengah-tengah perjuangan dan masalah hidup kita sehari-hari, apalagi di negeri orang, jauh dari keluarga dan orang-orang yang kita kasihi yang selama ini terbiasa kita andalkan pada saat dekat.
Tuhan adalah gembala kita dan kita adalah domba-domba-Nya, dan ia mengenal setiap domba-Nya, satu per satu, dengan sangat baik, memperhatikan kita dan tidak pernah mebiarkan kita sendirian ataupun kekurangan. Sikap Tuhan sudah jelas terhadap kita, janji dan kasih-Nya terhadap kita tidak akan pernah berubah, dari dulu, sekarang sampai selama-lamanya. Pengalaman seperti itu dapat kita rasakan lewat pengalaman hidup kita sehari-hari, lewat doa atau sakramen-sakramen gereja. Kendalanya adalah kadang kita menjadi ragu dan tidak percaya, sehingga hubungan kita dengan Tuhan menjadi kurang harmonis dari pihak kita, dan telinga dan hati kita tertutup untuk mendengar sabda-Nya. Padahal kalau kita terus mendengarkan sabda Tuhan, selalu ada pengalaman-pengalaman baru yang akan kita alami, yang menunjukkan bahwa Tuhan selalu ada bersama kita dan mengasihi kita. Read more
Popularity: 13% [?]
