3 pohon yang di kecewakan Tuhan
April 8, 2010 by Yudhi Arie Baskoro
Filed under Renungan
alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian mereka.
Pohon pertama berkata: “Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya”.
Kemudian pohon kedua berkata: “Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku”.
Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya: “Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang-orang akan mengingatku.
Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang pohon datang dan menebang ketiga pohon itu…
Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun. Tetapi… doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya diletakkan di kandang dan setiap hari diisi dengan jerami.
Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berfikir bahwa doanya menjadi kenyataan. Tetapi… ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar untuk mengangkut raja-raja telah berakhir.
Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok dalam gelap.
Tahun demi tahun berganti…, dan ketiga pohon itu telah melupakan impiannya masing-masing.
Kemudian suatu hari…
Sepasang suami istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang dan menyembah bayi itu. Akhirnya pohon pertama sadar bahwa didalamnya telah diletakkan harta terbesar sepanjang masa
Bertahun-tahun kemudian… sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang dibuat dari pohon kedua. Ditengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berfikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang di dalamnya. Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata kepada badai: “Diam!!!” Tenanglah”. Dan badai itupun berhenti.Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja diatas segala raja
Akhirnya… seseorang datang dan mengambil pohon ketiga. Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya. Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan TUHAN, karena YESUSlah yang disalibkan padanya…
KETIKA KEADAAN TIDAK SEPERTI YANG KITA INGINKAN,
KETAHUILAH BAHWA TUHAN MEMILIKI RENCANA YANG INDAH UNTUK KITA
Popularity: 37% [?]
Aneka kado ini tidak dijual di toko
Loading … Loading …
Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.
a. KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.
b. MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul rileks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasih pun akan terdengar manis baginya.
c. DIAM
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya ruang. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.
d. KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, “Kau bebas berbuat semaumu.” Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.
e. KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.
f. TANGGAPAN POSITIF
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf), adalah kado cinta yang sering terlupakan.
g. KESEDIAAN MENGALAH
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.
h. SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?
Sumber: Dikutip dari berbagai sumber.
Popularity: 100% [?]
Tuhan Tahu
Semua ada waktunya…; Semua indah pada waktunya…
TUHAN tak akan terlambat…; Juga tak akan lebih cepat…
TUHAN TAHU
Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih…
Tuhan sudah menghitung airmatamu.
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa
berlalu begitu saja…
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi…
Tuhan punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan…
Tuhan dapat menenangkanmu.
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan…
Tuhan sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. .
Tuhan telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap… TUHAN TAHU
***
Jika kau sangat diberkati dengan artikel ini, sampaikanlah kepada
teman teman yang kau kasihi !
Popularity: 91% [?]
Rasa terima “Kasih”
November 26, 2008 by Yudhi Arie Baskoro
Filed under Berita, Renungan, Sejenak
Pada suatu ketika Allah menjamu semua keutamaan, baik yang kecil maupun yang besar, yang sederhana maupun yang gagah berani. Mereka semua berkumpul di suatu ruangan surgawi yang dihias sangat meriah. Segera saja mereka bergembira ria karena mereka sudah saling mengenal dengan baik. Bahkan beberapa sangat dekat berhubungan.
Tiba-tiba Allah melihat dua keutamaan yang cantik yang tampaknya sama sekali tidak saling mengenal dan tidak senang duduk bersama. Maka Allah menggandeng tangan salah satu dan memperkenalkannya kepada yang lain secara resmi. “Rasa terima kasih,” kata Nya, “perkenalkan, inilah Kasih”.
Namun sebelum Allah berbalik, mereka sudah saling menjauh lagi. Dan tersebarlah kisah, bahkan Allah tidak dapat membawa “Rasa terima kasih” ke tempat di mana ada “Kasih”.
Popularity: 77% [?]
Ranting Kering
August 27, 2008 by Yudhi Arie Baskoro
Filed under Renungan, Sejenak
Barang siapa tidak tinggal didalam Aku ia dibuang keluar seperti ranting dan menjadi kering Yoh 15:6
Kita ini ranting dan Yesus pokok anggur.
Ranting tidak akan hidup apalagi berbuah kalau terpisah tidak menyatu dengan pohonnya atau pokok anggur.
Tuhan sungguh maha pengasih yang telah menciptakan kita dan boleh berada didunia ini menyaksikan seluruh karya ciptaanNya yang ada didunia ini karna itu hidup adalah anugrah yang Tuhan berikan pada kita jangan sia-siakan hidup ini dengan menjadi ranting kering yang akhirnya hanya dicampakkan dalam api lalu dibakar.
Jadilah ranting yang selalu menempel pada pokok anggur agar menghasilkan buah yang berlimpah.Artinya kita harus terus bersandar dan berada dalam bimbingan Tuhan,agar kita dapat melalui hari-hari ini, karna iblis selalu mengelilingi kita, mengaung-ngaung bagai srigala yang siap memangsa manusia lemah, kita tidak mampu berbuat sekecil apa pun tanpa Tuhan.
Popularity: 62% [?]
Hati Hampa tanpa Nya
August 22, 2008 by gunawannice
Filed under Doa Ku, Renungan
Jeritan hati…Ku
Hatiku hampa…
Kering tak berlandas…
Tak dapat kurasakan diriku…
Hilang begitu saja…
Tak dapat kembali lagi…
Sepi aku sendiri…
Tuhan Teriakku…
tolong lah aku…
Aku takut…
Aku tahu Kau pasti …
Pasti tak pernah tinggalkan aku
Tolong…Tuhan…Tolong
Tolonglah anakmu yang berdosa ini..
Aku rindu kan airMU
amin
Popularity: 62% [?]
Diatas bumi seperti didalam surga
August 21, 2008 by Yudhi Arie Baskoro
Filed under Opini, Renungan, Sejenak
Bagi orang Khatolik kata-kata diatas ini pasti sudah sangat kita kenal, karena kata-kata ini salah satu bagian dari doa yang sangat agung yang Tuhan ajarkan kepada para rasul juga kepada kita semua yaitu doa “Bapa Kami”.
Diatas bumi seperti didalam “surga”adalah suatu tempat dengan keadaan atau suasana yang bahagia secara illahi yaitu Damai.
Tidak ada penderitaan,tidak ada kesedihan,tidak ada amarah,benci,dendam,dll. Damai abadi selamanya kekal. Surga adalah rumah Bapa Tuha kita Yesus Kristus. Sedangkan Bumi tempat kita hidup dan tempat kita tinggal saat ini adalah suatu tempat dengan segudang masalah,segudang penderitaan, gudang problema yang sering ditimbulkan oleh manusia itu sendiri, karna ego, kedagingan, cinta diri sendiri. Sehingga diantara sesama saling membenci, saling menghukum, saling menghujat, bahkan tega saling menghakimi dan membunuh seperti yang terjadi saat ini diatas bumi tercinta ini.
Belum lagi penderitaan karna tekanan ekonomi, yang disebabkan kemiskinan, bisnis bangkrut, terlilit hutang. Sehingga mengalami depresi, stress, putus asa karna tidak tau jalan keluar untuk menyelesaikan semua masalah akhirnya mengambil jalan pintas Bunuh diri atau memilih jalan lain yang tidak berkenan pada Allah.
Dengan semua masalah seperti diatas ini apakah kita dapat merasakan Diatas bumi seperti didalam surga?
Popularity: 68% [?]
Waktu yang berharga
August 19, 2008 by Yudhi Arie Baskoro
Filed under Renungan, Sejenak
Waktu yang berharga
Berfikirlah seakan-akan waktu kita tinggal sedikit. Pergunakanlah waktu itu sebaik-baiknya untuk bekal menuju kehidupan yang akan datang.
Pergunakan waktu yang ada,karna hari-hari ini adalah jahat; Efesus 5:16.
Kita ini milik Tuhan, bukan milik dunia. Tidak selamanya kita akan ada didunia ini pada suatu saat akan kembali kepada sang pemilik yaitu Tuhan. Namun kita tidak pernah tahu kapan waktu itu akan datang / tiba.
Hendaknya kita selalu ingat akan sabda Tuhan Mat 24:42 – 43 Hal barjaga-jaga selagi kita masih diberi nafas kehidupan,selagi kita diberi anugrah keselamatan dan kesehatan, selagi akal budi kita masih mampu untuk menentukan yang benar dan salah. Sadarlah bahwa ini adalah kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita, jangan biarkan hari itu berlalu dengan sia-sia. Pergunakanlah waktu itu dan kesempatan yang Tuhan berikan untuk melakukan hal-hal yang berkenan di hati Tuhan. Melakukan berarti berbuat secara nyata dengan satu tujuan demi Kemulian Nya. Keselamatan kita dalam kehidupan yang akan datang. Amin
Ditulis oleh Ibunda
Veronika Yudha Irianti
Popularity: 58% [?]
“Manuasia tidak dapat Hidup dan berkarya tanpa Roh Kudus”
Kesulitan hidup, kelemahan manusia, kekosongan dan kekeringan dalam Doa, keluhan atas kegagalan harus di lihat sebagai kesempatan yang paling berharga untuk membiarkan Roh Allah mengisi hidup kita, membiarkan Allah Berkarya di dalam kita dan mengubah semua derita menjadi sukacita.
sering karena kelemahan kita, kita tidak tau apa yang kita doakan. Doa yang kita persembahkan dipersembahkan bagi kita oleh Roh Kudus {Zl:Rm 8:26 } kita kerap mengeluh karena mengalami kekeringan dan kelesuan dalam doa. Hal itu disebabkan di sata pihak kita dapat meramalkan masa depan; dan di lain pihak dalam situasi tertentu kita tidak tahu apa yang terbaik bagi kita.
baik, para rekan-rekan wartakasih inilah yang harus kita renungkan bersama
Popularity: 81% [?]
Hati-hati TUHAN marah!
“Salam Damai Kristus”
Kemajuan teknologi sangat berpengaruh besar di Dunia ini.Semakin berkembang nya teknologi juga semakin banyak juga ahli di bidang Komunikasi mencari cara untuk memudahkan orang untuk berkomunikasi. Zaman kita ini sudah sangat maju dalam hal komunikasi apalagi terciptanya sarana telekomunikasi yang bisa di gunakan sekalipun itu jarak jauh. sebut saja “Handphone”, seluruh Dunia sudah memakai alat ini, alat yang mudah di bawa kemana-man ini juga berpengaruh besar dalam, entah itu bisnis,pribadi,keluarga dan masih banyak lagi fungsi dari alat ini.
Singkat cerita..
Zaman Kakek saya dulu kalau mau mengikuti MISA pada hari minggu itu kita harus berpuasa 1 malam agar besok pagi kita bisa mengikuti MISA, nah klo di zaman kita sekarang ini sudah di mudahkan yaitu 1 jam sebelum misa eh … malah 1 jam sebelum Komuni deng… kita tidak boleh melakukan kegiatan apapun di luar dari kegiatan MISA ( ex: makan,minum,ngobrol,merokok,dll ). kebayang gak sudah begitu mudahnya kita di tuntut untuk meluangkan 1-2 jam untuk mengucap Syukur kepada TUHAN di hari minggu dan kita punya 6 hari untuk melakukan kegiatan di luar MISA. tapi mengapa kita malah sering menyakiti Hati TUHAN? kenapa? di dalam gereja kita masih sering makan2,ngobrol dengan teman2,yang parahnya lagi kita menerima telpon atau sms an di dalam gereja disaat MISA berlangsung dan para umat lain sendang Berdoa Kepada TUHAN? pernahkah di benah anda bahwa hal seperti itu akan membuat TUHAN marah??
nah saya ingin kan pendapat dari rekan2 wartakasih, Bagaimana cara mengatasi hal-hal seperti di atas?
terima kasih….kita tunggu tanggapannya…..
Popularity: 58% [?]
