<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Balada Pak Keling</title>
	<atom:link href="http://www.wartakasih.org/?feed=rss2&#038;p=38" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wartakasih.org/?p=38</link>
	<description>Kabar Gembira-Nya membawa damai dihati</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jun 2010 07:08:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Pondok Untuk Pak Totok &#124; Jejak Geografer</title>
		<link>http://www.wartakasih.org/?p=38&#038;cpage=1#comment-275</link>
		<dc:creator>Pondok Untuk Pak Totok &#124; Jejak Geografer</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 07:49:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.wartakasih.org/?p=38#comment-275</guid>
		<description>[...] diriku? Setidaknya siapakah diriku hingga kau pakai untuk memimpin beberapa umatMu sebagai seorang ketua lingkungan? Tak henti kulantunkan lagu ini sebagai luapan tanya tak berujung:  “hanya debulah aku.. di alas [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] diriku? Setidaknya siapakah diriku hingga kau pakai untuk memimpin beberapa umatMu sebagai seorang ketua lingkungan? Tak henti kulantunkan lagu ini sebagai luapan tanya tak berujung:  “hanya debulah aku.. di alas [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nenot</title>
		<link>http://www.wartakasih.org/?p=38&#038;cpage=1#comment-71</link>
		<dc:creator>Nenot</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jul 2007 04:22:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.wartakasih.org/?p=38#comment-71</guid>
		<description>Salam sejahtera tuk Pak Budi dan seluruh pembaca..
Pak Budi kita harus tetap mengabdi pd Allah, memang sebagai pekerja Tuhan ya..tetap manusia biasa tapi kehadiran Jesus membentuk manusia yg luar biasa. Paus,Uskup,Pastur,Diakon dan pekerja Tuhan lainnya mungkin tidak tembus dengan kekuatan santet atau ilmu hitam/Iblis tapi mereka dapat tergoda oleh roh penyesatan. Jadi sulitnya membuat KK, surat izin lainya atau vacumnya kegiatan ling. jangan mencari siapa yg salah, karena hal itu secara tidak sadar adalah  roh penyesatan. sayapun pernah merasakan dan menyalahkan orang lain tapi saya disadarkan. Seperti pengurusan kematian warga yang tdk punya St.Yusuf, gereja tdk bisa berbuat apa-apa.Tapi  karena tuntunan Roh Kudus Warga Lingkungan mengumpulkan dana untuk warga tsb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam sejahtera tuk Pak Budi dan seluruh pembaca..<br />
Pak Budi kita harus tetap mengabdi pd Allah, memang sebagai pekerja Tuhan ya..tetap manusia biasa tapi kehadiran Jesus membentuk manusia yg luar biasa. Paus,Uskup,Pastur,Diakon dan pekerja Tuhan lainnya mungkin tidak tembus dengan kekuatan santet atau ilmu hitam/Iblis tapi mereka dapat tergoda oleh roh penyesatan. Jadi sulitnya membuat KK, surat izin lainya atau vacumnya kegiatan ling. jangan mencari siapa yg salah, karena hal itu secara tidak sadar adalah  roh penyesatan. sayapun pernah merasakan dan menyalahkan orang lain tapi saya disadarkan. Seperti pengurusan kematian warga yang tdk punya St.Yusuf, gereja tdk bisa berbuat apa-apa.Tapi  karena tuntunan Roh Kudus Warga Lingkungan mengumpulkan dana untuk warga tsb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jen</title>
		<link>http://www.wartakasih.org/?p=38&#038;cpage=1#comment-47</link>
		<dc:creator>Jen</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 May 2007 00:14:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.wartakasih.org/?p=38#comment-47</guid>
		<description>Semangat Ora Et Labora. Jadilah anak-anak terang. Bung Anang, I thank you for being a candle to the world. Juga buat Pak Keling dan rekan-rekan lainnya. God bless.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semangat Ora Et Labora. Jadilah anak-anak terang. Bung Anang, I thank you for being a candle to the world. Juga buat Pak Keling dan rekan-rekan lainnya. God bless.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Budi</title>
		<link>http://www.wartakasih.org/?p=38&#038;cpage=1#comment-45</link>
		<dc:creator>Budi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 May 2007 05:38:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.wartakasih.org/?p=38#comment-45</guid>
		<description>Mohon maaf untuk komentarnya Pak Nenot...

Idealnya (sekali lagi, &quot;idealnya&quot;) pekerja Tuhan memang seperti yang Pak Nenot jabarkan. Tapi manusia ada banyak, dan sedemikian banyak pulalah motifnya...

Kenyataan banyak juga pekerja Tuhan, semisal seperti cerita di atas yang melayani seolah &quot;seadanya&quot;... Akibatnya banyak lingkungan yang vacuum kegiatan, bahkan mengurusin surat izin (krisma, perkawinan, KK) saja susahnya minta ampun (semoga tidak terjadi pada Anda).

Kayanya emang benar, &quot;Kita tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.&quot;

Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon maaf untuk komentarnya Pak Nenot&#8230;</p>
<p>Idealnya (sekali lagi, &#8220;idealnya&#8221;) pekerja Tuhan memang seperti yang Pak Nenot jabarkan. Tapi manusia ada banyak, dan sedemikian banyak pulalah motifnya&#8230;</p>
<p>Kenyataan banyak juga pekerja Tuhan, semisal seperti cerita di atas yang melayani seolah &#8220;seadanya&#8221;&#8230; Akibatnya banyak lingkungan yang vacuum kegiatan, bahkan mengurusin surat izin (krisma, perkawinan, KK) saja susahnya minta ampun (semoga tidak terjadi pada Anda).</p>
<p>Kayanya emang benar, &#8220;Kita tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.&#8221;</p>
<p>Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nenot</title>
		<link>http://www.wartakasih.org/?p=38&#038;cpage=1#comment-44</link>
		<dc:creator>Nenot</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 May 2007 03:46:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.wartakasih.org/?p=38#comment-44</guid>
		<description>Orang bekerja diladang Tuhan memang melelahkan, memusingkan dan tidak dibayar. Ia pun terpilih bukan berarti dia suci, pintar, bisa berkotbah, orang kaya, mantan seminari dll.
Ia dipilih bekerja diladang Tuhan karena memiliki :
1. Kemauan yang tulus tanpa pamrih.(keinginan Daging/Duniawi), tanpa  
    memandang jabatan itu rendah atau tidak.
2. Semangat melayani orang banyak tanpa memandang suku, agama, gol.  
    dengan adil.
3. Ketegaran hati.(jika sudah bekerja sosial masih ada orang yg mencela)
Saya yakini &quot; Pekerjaan yg kecil dimata manusia tapi besar di mata Allah&quot;  jadi walau kita hanya sebagai pengantar Undangan Ibadat saja itu adalah pekerjaan yang luar biasa dimata Allah. 
Do&#039;a : Semoga Allah memberikan semangat dan kemauan yang tulus dlm diri 
          kita.
         Semoga Allah menyembuhkan hati yang sakit dan menderita.Amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang bekerja diladang Tuhan memang melelahkan, memusingkan dan tidak dibayar. Ia pun terpilih bukan berarti dia suci, pintar, bisa berkotbah, orang kaya, mantan seminari dll.<br />
Ia dipilih bekerja diladang Tuhan karena memiliki :<br />
1. Kemauan yang tulus tanpa pamrih.(keinginan Daging/Duniawi), tanpa<br />
    memandang jabatan itu rendah atau tidak.<br />
2. Semangat melayani orang banyak tanpa memandang suku, agama, gol.<br />
    dengan adil.<br />
3. Ketegaran hati.(jika sudah bekerja sosial masih ada orang yg mencela)<br />
Saya yakini &#8221; Pekerjaan yg kecil dimata manusia tapi besar di mata Allah&#8221;  jadi walau kita hanya sebagai pengantar Undangan Ibadat saja itu adalah pekerjaan yang luar biasa dimata Allah.<br />
Do&#8217;a : Semoga Allah memberikan semangat dan kemauan yang tulus dlm diri<br />
          kita.<br />
         Semoga Allah menyembuhkan hati yang sakit dan menderita.Amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
