Misa KMKI-Münster, Jerman 28. April 2007 Apa Permintaanmu ?
Mei 02

Oleh: P. Metodius Sarumaha, Ofm Cap.

Bunda MariaTahukah Anda mengapa bulan Mei menjadi Bulan Maria? Lalu bagaimana dengan bulan Oktober? Berdasar pada tradisi Gereja, dua bulan tersebut memang dikhususkan untuk menghormati Maria. Tapi, bulan Mei lebih disebut sebagai bulan Maria, sedangkan bulan Oktober sebagai bulan Rosario. Sebetulnya, tradisi yang memandang bulan Mei sebagai bulan Maria sudah ada sejak abad pertengahan. Pada mulanya, orang-orang kafir di Italia dan Jerman sudah mempunyai kebiasaan untuk menghormati dewa-dewi pada bulan Mei. Ketika mereka menjadi Kristen, bentuk kebiasaan bulan Mei itu tetap dilanjutkan, tapi sasarannya diganti: bukan lagi dewa-dewi, tapi Bunda Maria.

Tahukah Anda bahwa penghormatan terhadap Maria juga merupakan hasil perkembangan dalam Gereja, sejak abad XVII hingga abad XIX. Pada tanggal 1 Mei 1965, Paus Paulus VI dengan ensiklik Mense Maio menegaskan kembali tradisi kesalehan ini dengan menyatakan bahwa penghormatan kepada Bunda Maria pada bulan Mei merupakan “kebiasaan yang amat bernilai“. Adapun, kebiasaan bulan Oktober sebagai bulan rosario dinyatakan pertama kalinya oleh Paus Leo XIII pada akhir abad XIX yang menganjurkan umat beriman untuk berdoa rosario setiap hari pada bulan Oktober.

Tahukah Anda bahwa dalam Injil, tidak banyak pembicaraan tentang Maria. Intervensi Maria dalam masa-masa awal kelahiran sampai Yesus remaja (melahirkan, mengungsi, mengantar sunat, mengantar dan menjemput ke bait Allah) dan perkawinan Kana. Maria tampil lagi ketika berdiri di kaki salib Yesus. Juga, pasca kenaikan Yesus ke surga, ketika para murid bingung, Maria ada dan menemani para rasul di Yerusalem. Kehadiran yang tidak menonjol (namun penting), berbeda sekali dengan perhatian yang diberikan Gereja sejak abad-abad pertama:

1. Abad pertama: Sejak dulu, Maria amat dihormati-baik di Gereja Timur maupun di Gereja Barat. Doa pertama yang langsung ditujukan kepada Maria adalah doa latin Sub Tuum Praesidium, yang berasal dari abad ketiga. Kini, doa ini kerap dipakai dalam completorium. Arti lengkap doa tersebut: “Santa Maria, Bunda Kristus, kami berlindung kepadamu, janganlah mengabaikan doa kami, bila kami di rundung nestapa. Bebaskanlah kami selalu dari segala mara bahaya, ya perawan yang tersuci.”

2. Ratu Kita: Dalam abad ke-12, muncul nama baru untuk Maria, Notre Dame atau Our Lady, yang dalam bahasa Indonesia, diartikan sebagai Ratu Kita. Abad ini ditandai dengan ke-ksatria-an dan pemujian kaum hawa. Banyak katedral dibangun untuk memuliakan Maria. Dalam abad ke-11, Ademar dari Monteil sudah menulis madah Salve Regina, “Salam Ya Ratu“, yang kemudian didengungkan dimana-mana, misalnya dalam ibadat salve dan penutup doa ofisi.

3. Malaikat Tuhan: Doa Angelus atau Malaikat Tuhan adalah doa untuk memperingati penjelmaan Kristus dalam rahim Maria. Doa ini terdiri dari tiga ayat dan setiap kali didoakan dikuti dengan doa Salam Maria. Doa ini berasal dari abad pertengahan, didoakan pada pukul 06.00, 12.00 dan 18.00 - ketika lonceng gereja dibunyikan.

4. Devosi kepada Maria sebagai Mater Dolorosa (Ibu yang Berdukacita) berasal dari Injil Lukas (2:35). Dalam ayat tersebut, Simeon memberi nubuat kepada Maria bahwa “suatu pedang akan menembus jiwanya“. Biasanya orang menghitung tujuh dukacita atau ‘pedang’ yang menembus jiwa Maria, al: nubuat Simeon sendiri, Pengungsian ke Mesir, Sabda Maria: “Lihatlah ayah dan ibumu mencari Engkau dengan cemas” (ketika Yesus tertunggal di Bait Allah), Pertemuan dengan Yesus yang memanggul salib, Ibu Maria berdiri di kaki salib, Yesus diturunkan dari salib dan diletakkan di pangkuan ibunda (adegannya seperti digambarkan oleh Michelangelo dengan patung Pieta-nya), Yesus dimakamkan. Pesta Mater Dolorosa sendiri didirikan oleh Paus Benedictus XIII pada tahun 1727, dan kini dirayakan setiap tanggal15 September.

5. Hati Tersuci St. Maria: Devosi ini dirintis oleh Santo Yohanes Eudes (1601-1680). Devosi ini kini mendapat tempat dalam liturgi pada hari Sabtu sesudah Minggu Pentakosta dengan misa kudus untuk memperingati Hati tersuci St.Perawan Maria.

Dalam bulan Mei ini doa yang indah bagi Bunda Maria menurut tradisi Katolik adalah doa Salam Maria. Bagian pertama dari doa tersebut berkembang dalam abad pertengahan ketika Maria, Bunda Yesus, menjadi bahan perhatian umat kristiani sebagai saksi terbesar atas hidup, wafat dan kebangkitan Yesus. Bagian awal dari doa Salam Maria merupakan salam Malaikat Gabriel di Nazaret menurut Injil Lukas: Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu. Dengan salam itu, Malaikat Tuhan menyatakan belas kasih ilahi bahwa Tuhan akan menyertai Maria. Maria akan melahirkan Yesus ke dunia. Bagian selanjutnya, adalah salam yang disampaikan kepada Maria oleh Elisabet, sepupunya, seperti ditulis dalam Injil Lukas: terpujilah engkau di antara wanita, dan terpuilah buah tubuhmu Yesus. Dan akhirnya pada abad ke-15, bagain doa selanjutnya di tambahkan: Santa Maria, bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini sekarang dan waktu kami mati. Melalui bagian doa ini kita memohon kepada Bunda Maria untuk mendoakan kita orang yang berdosa, sekarang dan menjelang saat ajal kita.

Bunda Maria adalah bunda yang siap memperhatikan dan mendampingi kita anak-anaknya dalam peziarahan kita di dunia ini.

written by WK

22 Responses to “Bulan Maria”

  1. Yudhi Arie Baskoro Says:

    3 kali Salam Maria saat hendak mengambil keputusan yang sulit, membantu kita memilih dengan benar berkat pencerahannya. salam.

  2. Gunawan Says:

    Ya kadang juga orang Katolik masih binggung dengan Doa 3 kali salam maria
    padahal bagus sekali doanya, kadang sampe sulit dikatakan mujijat dari doa tersebut. Siapa lagi salah satu tempat kita curhat, bercerita, menangis, mengadu, memohon doa, kepada sang Ibu yang selalu mencintai kita.
    (Gratis loh) tak pernah Ia memungut biaya sepeserpun dan Ia Selalu setia mendampingi dimanapun kita berada.

    Kadang kupikir saat ini lah masa yang paling indah bersama Ibu (Ibu Kristus)

    Salam hangat selalu

    Gunawan

  3. anangyb Says:

    Mengapa memohon kepada Maria? Kok tidak langsung kepada Yesus?
    Apakah umat Katholik sudah kebablasan …?
    Bukankah seharusnya penghormatan kepada Maria seperlunya saja… Kalau pun berdoa kepada Maria, semestinya dalam rangka ‘nitip pesan agar disampaikan kepada Yesus..’ Benar nggak begitu …?
    —> Hayo siapa bisa nulis artikel berdasar pertanyaan-pertanyaan di atas…

  4. yustinus Says:

    Saya tidak bisa menulis. Apa lagi menulis artikel berdasarkan pertanyaan dari mas Anang. Tapi, akhir-akhir ini … ketika saya harus bergulat dengan bermacam masalah pekerjaan dan kehidupan, doa yang menjadi ’sandaran’ saya adalah Rosario. Walaupun karena tempat tinggal jauh dari tempat kerja - saya tidak bisa ikut Rosario di lingkungan ~ kecuali Sabtu dan Minggu -, saya selalu usahakan untuk bisa mendaraskan doa ini.

    Saya tidak merasa ‘memohon’ kepada simbok Maria. Saya hanya menempatkan diri sebagai anak dan sekedar sambat pada orang tua. Melepas keruwetan dan mencoba mencari kelegaan.

    Semoga saja nanti ada teman-teman yang mau menulis artikel yang bisa menjawab pertanyaan mas Anang. Walaupun di beberapa milis, sering kali masalah ini juga dibahas habis-habisan dengan segudang argumentasi yang malah saya bikin bingung.

    :P

  5. Nenot Says:

    tentu tidak keblabasan Mas anang. contoh dalam doa Rosario diawali do’a Aku Percaya/Syahadat yang menunjukkan bahwa Allah yang Maha Kuasa/Esa. kemudian Do’a Bapa Kami yang di ajarkan Tuhan Jesus barulah do’a Salam Maria.Jadi kita tidak menganggap Bunda Maria lebih besar dari Allah.
    Kenapa kita memohon kepada Bunda Maria? kita telah sering tahu bacaan diinjil mengenai perkawinan di Kana dimana Bunda Maria meminta Tuhan Jesus untuk membuat mukjizat air jadi Anggur.Tuhan Jesus sempat mengatakan “ini belum saatnya ibu”!tapi yang luar bisa Tuhan Jesus tetap menuruti dan mengormati perintah seorang ibu, ibu yang seorang manusia biasa.Jadi Tuhan Jesus saja menghormati masa kita tidak mau berdevosi/menghormati Bunda Maria.ok (Allah bersertamu)

  6. Lisye Says:

    mengawali hari dengan salam Maria..membuat hati saya semakin tenang,karena saya tahu..sepanjang hari ini “BUNDA” akan menemani saya..
    kalo di rumah tidak sempat Rosario…saya selalu meluangkan waktu istirahat di kantor untuk “Rosario”…Bunda adalah ibu yang maha mendengar…dan penolong..Begitu banyak keajaiban2…yang nyata dalam keseharianku karena “Salam Maria”..

  7. Julius beg Says:

    Wajar umat Katholik kebablasan kepada yang Ilahi, sebab mukjijat pertama Yesus dibuat atas permintaan Bunda Maria pada saat Perkawinan di Kana. Bunda Maria menjadi Bunda kami karena Yesus sendiri menegaskan saat di kayu salib “Ini adalah Ibumu”. Adalah hal yang wajar pula ketika Mas Anang menyampaikan permohonan kepada Bapaknya melalui Ibunya. God Bless U. Masih nggak percaya ? Coba saja Doa Novena dan Rosario.

  8. Ari Says:

    Bunda Maria adalah teladan bagi kita semua. Mari kita hormati dia dalam bulan ini, dengan ber-rosario, kita moho doa darinya supaya Tuhan mengabulkan permohonan kita. Shalom. Ave Maria.

  9. Joanna Says:

    buat saya Bunda Maria sungguh sorang ibu yang sangat mulia hatiNya, saya walaupun kadang lupa berdoa tetapi yakin bahwa Bundaku selalu mendoakanku, tahu kebutuhanku, kesulitan2ku dan bua…………..nyak……..sekali pertolongannya buat saya. sebagai pelengkap doa2ku n sudah pasti jika Bunda yang memohon pasti Putranya mengabulkan iya…sprti saat mujisat di kanaan walaupun belum saatnya tp karena permintaan seorang IBU, Yesus seorang Putra dari seorang Ibu mengabulkannya. Bunda Maria doakanlah kami anak-anakmu.

  10. Metodius Sarumaha Says:

    Disadari atau tidak disadari, ternyata banyak orang di dunia ini, kalau mau mengikuti suatu testing atau ujian, melamar suatu pekerjaan, mau menikah, mau melahirkan anak, orang tuanya sakit, mau minta bantu di doakan oleh teman atau sahabat.”Kalian bantu aku dengan doa ya”, begitu sering kita dengar. Pertanyaan : Mengapa kita mau meminta bantuan doa dari teman atau sahabat kita ? Keyakinan apa yang kita miliki pada saat itu sehingga kita merasa bahwa kalau kita dibantu dalam doa kita akan berhasil ? Pada hal teman atau sahabat kita bukan rasul seperti Petrus, belum dinyatakan sebagai orang kudus seperti Santo Antonius, tapi heran mengapa kita mau meminta bantuan doa dari mereka ? Bukankah itu suatu pertanda bahwa kita yakin kalau orang berdoa kepada Tuhan dengan penuh iman, doanya akan di dengarkan atau dikabulkan Tuhan? Secara nyata dan historis, siapakah yang sudah terjamin dekat dengan Tuhan? Siapakah yang sudah tercantum namanya dalam Sabda Tuhan sebagai orang pilihan Allah, teman dan sahabat kita atau Maria ibu Yesus? Kalau sudah nyata-nyata dalam sejarah keselamatan manusia, Maria yang dipilih dan dipercayai Allah sebagai satu-satunya wanita yang paling pantas untuk mengandung dan melahirkan Sang Penyelamat dunia, mengapa saya mau ragu-ragu lagi meminta bantuan doanya? Mengapa saya enggan menghormatinya, baik sebagai seorang wanita dan lebih-lebih sebagai bunda Yesus Tuhanku yang selalu mau menerima kehendak Allah dengan iman dan dalam kerendahan hati? Apakah teman-sahabat saya yang saya minta bantu doanya sekarang ini jauh lebih besar iman mereka kepada Allah daripada Maria? Silahkan ambil sendiri pesan yang terkandung dalam komentar singkat ini.

    Salamku buat Anda semua. GBU
    Metodius Sarumaha

  11. Nenot Says:

    Yang dikatakan kebablasan adalah kalau kita menggunakan Patung, Rosario, skavulir, salib sebagai jimat dimana benda tersebutl seolah-olah yang mempunyai kekuatan untuk penangkal roh jahat, orang jahat atau untuk keselamatan. Tapi sebenarnya yang memberi keselamatan itu adalah iman orang itu sendiri jadi bukan benda. Benda tersebut sebagai sarana atau alat bantu saja. Hati-hati dengan roh penyesatan, karena kita bisa bingung dibuatnya.
    Semoga iman saudara semakin kuat berkat campur tangan Allah Bapa.Amin

  12. leezha Says:

    saya pernah sangat sedih saat seorang teman, berkomentar, knapa hrs lewat bunda maria???saya mencintai yesus sepenuh hati saya, namun bunda maria memiliki tempat khusus di hati saya,saya yakin dalam banyak hal dia membantu saya memohon pada Tuhan…………..saya mencintainya,menghormatinya,seperti saya yakin Tuhan Yesuspun melakukannya.

  13. marcel Says:

    bulan maria bulam untuk kita berdevosi

  14. marcel Says:

    bulan

  15. marcel Says:

    marilah bulan ini kita jadikan saat untuk berdoa dan menghormati maria bunda kita

  16. Low Battery Says:

    Menanggapi tulisan dan pertanyaan mas anangyb, tanggal 8 may 2007.. :

    Doa SALAM MARIA :

    Salam Maria, penuh rahmat Tuhan sertamu, Terpujilah …
    Santa Maria Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang …..

    kalimat : doakanlah kami yang berdosa ini, merupakan kalimat yang menunjukkan bahwa kita meminta perantaraan kepada Bunda Maria untuk mendoakan kita kepada Bapa di surga. Jadi kita meminta kepada Bunda Maria untuk mendoakan, bukan memohon kepada Bunda Maria.
    Kalau memohon kepada Bunda Maria, itu artinya kita mengatakan “Bunda Allah, aku mohon ampunilah dosa kami..” Atau “Aku mohon beri aku ‘ini dan itu’..”
    Tapi Bunda Maria itu adalah Bunda kita, tempat kita berkeluh kesah, meminta bantuan agar keluh kesah kita itu juga di sampaikan kepada Bapa di Surga..
    Apakah dengan begitu berarti Bapa tidak mendengar keluh kesah kita, jika kita tidak melewati perantaraan Bunda Maria ?
    Sama sekali tidak…
    Jika kita menginginkan sesuatu, kita kadang kala mengatakan kepada sahabat, sodara atau siapapun yang dekat dengan kita, supaya dia ikut mendoakan agar keinginan kita dapat tercapai berkat bantuan doa doa mereka juga…
    Nah, saya rasa seperti itulah sikap kita kepada Bunda Maria…
    Kita minta Bunda Maria ikut mendoakan kita kepada Bapa - Yesus… mengingat Bunda Maria adalah Bunda suci yang dekat dengan Bapa - Yesus.. Bunda Maria adalah Bunda yang sangat istimewa di hadapan Bapa - Yesus di Surga… Ia yang dipercaya untuk mengandung Anak Nya yang Tunggal… Oleh karena kerelaan Bunda Maria, maka Yesus dapat lahir di dunia dan menyelamatkan dosa kita.. Maka sudah seyogyanyalah kita menghormati Bunda Maria dan percaya bahwa Bunda Maria dapat membantu kita kepada Bapa - Yesus di Surga…

    Itu saja yang saya tahu, kalau memang ada yang salah,ya sya mohon di ralat dan di kritik… Saya hanya mengungkapkan isi hati saya saja…
    Hihihi… Salam kenal buat semuanya…

  17. anto Says:

    saya dulu (saya dulu seorang protestan)jg menganggap katolik itu sesat .Saya menganggap org katolik menyembah patung dan bunda maria.Setelah saya jd katolik dan saya mempelajari dgn sungguh .ternyata pikiran saya selama itu salah mengenai katolik.Dan ini adalah anugrah yang Tuhan berikan kepada saya utk MEngenal Bunda Maria .

    Salam Damai
    GBU

  18. Eman Says:

    Aku sngguh merasa dekat dengan Bunda Maria yang sangat mengasihi kita umatnya. Teladannya membuat kita takjub, karena Belas Kasihnya, membawa umat Katolik lebih dekat dengan Yesus Sang JURU SLAMAT. Bunda Pembantu Abadi bagi Kita anak2nya yang Setia kepadanya, PASTI Merasakan Cintanya yang Tiada Bertepi. Ya Bunda Maria Rangkulah Kami dalam Kasihmu yang tak Terbatas. Krena Engkaulah Bunda Yesus dan Bunda kami Semua.Amin.

  19. jo abe Says:

    Saudara kita umat Muslim sangat menghormati Ibu Maryam, dan Nabi Muhammad menempatkan ibu Maria sebagai salah satu perempuan yang paling dihormati…dan dalam Kitab Suci Al Qur’an ibu Maria mendapat tempat tersendiri……itu dari saudara kita yang Muslim sebesar itu penghormatannya terhadap ibu Maria,……lhaa kita sebagai orang Kristen yang katanya pengikut Kristus, yang dikandung dari Ibu Maria…..menghormati Bunda Maria adalah sepatutnya dan selayaknya dan secara kusus kita sebut Devosi terhadap Ibuku…Bundaku….siMbokku…MARIA.

  20. Harso Laksono Witono (Nuning) Says:

    Sebenarnya dengan nalar yang murni dan terbuka terhadap Sabda Allah dan kita cermati dari Perjanjian Lama dan Baru. Apa yang ada di dalam Bunda Maria adalah Allah itu sendiri yang telah menciptakan kita, dan di dalam Kestiaan Iman dari Orang tua nya sampai kepada Salam Malaikat terlihat Derasnya Rahmat Allah yang mengalir dalam Hidup Jasmani dan Rohaninya. Maka karena Yesus juga adalah Bejana Kudus maka sangatlah Mutlak dan Absolud Bejana Penampungnya pun Kudus, karena hal yang Kudus tidak dibuang ditempat yang najis (Dosa/Kotor). Dan lagi pula melalui Rahim Bunda Maria Sabda Allah Menjadi Daging, maka Darah Bunda Maria secara Lahiriah mengalir karena Kesucian akan Hati terhadap kehendak Allah, “Terjadilah pada ku menurut kehendak Mu” maka kata YA bukanlah kata manusia tetapi Interksi dalam Batin yang dalam berkat Roh Allah sendiri yang mengerakan. Maka sangatlah tepat kita tidak dapat dipisahkan dari Bunda maria yang juga adalah Bunda Gereja yang ikut menebus (Co-Redomsion) dan kita juga menjadi putra-putri nya karena Sakramen Pembatisan dan Ekaristi (Sakramen Inisiasi) tanda Persatuan Kekal. Mari kita Tumbuh kembangkan Hati Bunda Maria didalam hidup kita, keluarga dan sesama sebagai tanda “Aku yang berbahagia”.

  21. robert Says:

    aq mau tanya…..

    doa rosario untuk Bunda yang selalu menolong….

    ada yang bisa menjelasin gak?

    kapan waktu yang pas buat mendoakannya?

    jam maupun harinya?

    apa bisa setiap saat?

    trus kog beom populer yah?

    tengkyu semuanya…

    Jbu all…

    rahmat dan cinta Bunda Maria selalu berserta kita semua….

  22. Didiet wiyono Says:

    Bunda Maria ……………….
    Ia sungguh tidak akan melepaskan kita berjalan sendiri…sekali pun hanya sekali kamu berdoa rosario…Ia akan terus memintamu….memanggilmu untuk Berdoa bersamaNya…………,Ia akan tersenyum padamu dan memandangmu berharap kamu punya waktu untukNya….,Ia memintamu untuk turut serta memanggul Salib PutraNya…maukah kamu ….???Aku mau… dan sungguh suatu kehormatan yang tak terbanding dengan apapun… caranya…. Hati nuranimu akan membimbingmu dan tentu saja Bundaku….Bunda Maria…Tentu saja Bunda mu juga..salam Damai.
    Medan ,june ‘08

Leave a Reply