Jun 27
“Salam Damai Kristus”
Kemajuan teknologi sangat berpengaruh besar di Dunia ini.Semakin berkembang nya teknologi juga semakin banyak juga ahli di bidang Komunikasi mencari cara untuk memudahkan orang untuk berkomunikasi. Zaman kita ini sudah sangat maju dalam hal komunikasi apalagi terciptanya sarana telekomunikasi yang bisa di gunakan sekalipun itu jarak jauh. sebut saja “Handphone”, seluruh Dunia sudah memakai alat ini, alat yang mudah di bawa kemana-man ini juga berpengaruh besar dalam, entah itu bisnis,pribadi,keluarga dan masih banyak lagi fungsi dari alat ini.
Singkat cerita..
Zaman Kakek saya dulu kalau mau mengikuti MISA pada hari minggu itu kita harus berpuasa 1 malam agar besok pagi kita bisa mengikuti MISA, nah klo di zaman kita sekarang ini sudah di mudahkan yaitu 1 jam sebelum misa eh … malah 1 jam sebelum Komuni deng… kita tidak boleh melakukan kegiatan apapun di luar dari kegiatan MISA ( ex: makan,minum,ngobrol,merokok,dll ). kebayang gak sudah begitu mudahnya kita di tuntut untuk meluangkan 1-2 jam untuk mengucap Syukur kepada TUHAN di hari minggu dan kita punya 6 hari untuk melakukan kegiatan di luar MISA. tapi mengapa kita malah sering menyakiti Hati TUHAN? kenapa? di dalam gereja kita masih sering makan2,ngobrol dengan teman2,yang parahnya lagi kita menerima telpon atau sms an di dalam gereja disaat MISA berlangsung dan para umat lain sendang Berdoa Kepada TUHAN? pernahkah di benah anda bahwa hal seperti itu akan membuat TUHAN marah??
nah saya ingin kan pendapat dari rekan2 wartakasih, Bagaimana cara mengatasi hal-hal seperti di atas?
terima kasih….kita tunggu tanggapannya…..
written by leorius
Jun 17
Sofi adalah seorang ibu muda. Pukul 17 wib, 14 Juni 2008 dia dibawa ke balai pengobatan baktiwara Koba Bangka karena dia sudah mau melahirkan. Suami mondar-mandir di depan pintu ruang bersalin. Wajah mama kandung Sofi sedikit pucat. Beberapa sahabat menunggu dengan cemas. Tetes-tetes keringat sang bidan mulai mengucur. Seluruh keahlian dikerahkan untuk membantu proses kelahiran Sofi. Seakan anak dalam kandungan masih tetap mau tinggal dalam rahim ibu. Mungkin dia lebih tenang di dalam daripada di luar dunia.
Saudari Elisabet Chin-chin sahabat Sofi menelpon seorang imam di jalan Batu Kadera XXI N0 545 A Pangkalpinang 33147. “Pastor tolong doakan sofi. Lapisan demi lapisan sudah dilalui. Bidan berpengalaman belum juga mampu membantu mengeluarkan bayi dalam rahim Sofi. Mohon doa dari pastor! Doa pastor khan manjur!”
Kepala pastor manggut-manggut. Orang mau melahirkan minta tolong seorang imam. Mungkin Sofi terlalu tegang pada saat dia mau melahirkan anak pertama. Mungkin rasa tegang tersebut membuat dia susah melahirkan. Langkah tepat untuk membantunya adalah menghantar dia rileks. “Ambillah air suci. Buatlah tanda salib di kedua telap kaki, kedua telapak tangan, dan di dahi. Setiap membuat tanda salib sambil mengucapkan dalam nama Bapa dan putera dan roh kudus. Amen. Usaplah jidat Sofi dengan air suci!”
Continue reading »
written by titusbudi
\\ tags: Tuhan
Mei 03
Allah tertawa pada dua hal :
- Pada saat seorang dokter berkata:
“Akan kuselamatkan nyawa orang ini” kepada keluarga pasien, padahal Allah berkehendak akan segera mengambil nyawa pasien itu.
- Pada saat orang-orang mematok batas tanah dan membagi-bagi atas nama mereka, padahal seluruh jagad raya beserta isinya seluruhnya adalah milik Allah dan dapat Ia ambil kembali kapanpun Ia berkehendak.
Apa saja point-point dasar dari pernyataan diatas? silahkan direnungkan masing-masing.
written by Yudhi Arie Baskoro
Apr 17
Apa arti agama bagi pribadi kita?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:
Ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.
Menurut Seorang Zen:
Air adalah agama, udara adalah agama, pohon-pohon, batu, segalanya adalah agama
Menurut pribadi saya:
Agama adalah jalan menuju terang. Jalan mana yang kita lalui menentukan akankah kita sampai pada terang yang hakiki atau akan tersesat pada terang yang semu.
Bagaimana “Agama” menurut anda masing-masing?
catatan: Kali ini komentar akan saya moderasi untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.
written by Yudhi Arie Baskoro
Mar 31
Banyak orang ketika mengalami sebuah masalah entah itu bisnis yang gagal, kehilangan pekerjaan, dicemooh orang lain, penolakan yang selalu menghampiri, atau mungkin hubungan dengan rekan yang kurang baik, membuat mereka akhirnya memasuki sebuah fase dimana stress, depresi, kehilangan semangat, larut dalam kesedihan, dan segala aktivitas yang berujung kepada kemunduran diri.
Pernahkah Anda mengalami hal demikian?
Apa yang Anda lakukan jika menghadapi kondisi tersebut?
Tak satupun manusia jika ditanya mengingkan sebuah masalah terjadi didepan matanya. Semua pasti menginginkan yang indah dan kehidupan yang normal-normal saja. Tapi manusia hidup tak luput dari permasalahan. Bukan masalah yang harus diperdebatkan secara berkepanjangan, tetapi yang paling penting adalah apa yang kita lakukan terhadap masalah yang dialami.
Didalam tubuh kita, sudah dilekatkan sebuah kemampuan, kepercayaan diri, dan kekuatan luar biasa yang Sang Pencipta berikan. Ia percaya bahwa didalam diri kita masih mampu mengatasinya. Apapun yang Anda hadapi, tidak seharusnya menyerah kepada situasi. Anda mungkin berkata “Kamu tidak mengerti masalah yang kuhadapi ini, begitu tertekannya hidupku ini sampai tak satu orangpun memahaminya”, tapi satu hal yang harus dipahami betul bahwa mungkin masalah yang ada merupakan bagian untuk mendewasakan Anda, masalah yang Anda hadapi merupakan cara untuk membuat Anda belajar.
Continue reading »
written by Muk Kuang
Mar 27
karena ada judul yang mirip, saya buat aja yang ini pake bahasa inggris
minggu tanggal 23 maret 2008 kemarin, saya nganterin anak saya ikut sunday school. eh, iya, saya anggota paroki redemptor mundi di surabaya
di sana ada english service. jadi sekalian beribadah, belajar inggris juga
nah, pas di sunday school, kakak pembina ngajarin lagu yang
buat saya agak tersentuh. lagunya sih sederhana, tapi kata-katanya itu lho, kalo direnungin dualem banget.
thank you for the world so sweet
thank you for the food we eat
thank you for the bird can sing
thank you god for everything
kadang kita hidup ya udah gitu aja. mata bisa ngeliat, bisa makan kenyang, bisa dengar suara, kita anggap hal biasa. padahal kan itu anugerah. anugerah yang harusnya kita syukuri. tapi berapa sering sih kita bilang terima kasih? nggak usah Tuhan deh yang gak keliatan. ama sesama manusia aja, pernahkah kita berterima kasih pada petugas cleaning service misalnya. pada pemulung, pada tukang sampah, pada siapa aja. kita nggak pernah tau siapa mereka kan. siapa tau aja nih, mereka tuh malaikat yang sedang menyamar
written by felisitas
Mar 18
Menunggang Ombak
Pengantar
Saya adalah seorang imam untuk keuskupan Pangkalpinang. Mgr Hilarius Moa Nurak SVD menempatkan saya di KOMSOS (redaksi Tabloit Berkat) sejak 2004. Tugas sehari-hari adalah membantu mengelola Tabloit Berkat. Pada jam kerja setiap hari berada di kantor. Di luar jam kerja banyak orang meminta tolong untuk aneka keperluan seperti mencari sumber mata air, mengecek kesehatan, menengok orang sakit di rumah sakit atau di rumah umat, membantu melayani ekaristi ketika pastor paroki di wilayah Bangka Belitung meminta bantuan, dan lain-lain.
Pastor Calvin, pasto koasi Ujung Beting meminta bantuan kepada saya untuk mencarikan sumber mata air di stasi-sati. Hampir setiap stasi berada di tempat terpisah berjauhan satu sama lain di pulau-pulau di wilayah kepuluan Lingga. Berikut ini cerita pengalaman penulis selama melanglang buana di kepuluan Lingga.
Pulau Tj. Pinang - Pulau Pancur
Saya berangkat bersama pastor Marcel Gabriel, pastor Yance dan Piter Padiservus dan mas Agung Yayasan Cipta Karya dari pelantar II Tanjung Pinang. Rombongan naik kapal Ferry KM Indo Arena 88 pukul 10.45 wib menuju ke pulau Pancur kepulauan Lingga 23 Mei 2005. Pastor Calvin menyambut kehadiran kami pukul 15.25 wib.
Continue reading »
written by titusbudi
\\ tags: , Pangkalpinang, sumber kehidupan
Mar 14
Dalam perjalanan iman, banyak sekali lika-liku di kehidupan ini
yang menantang iman kita untuk memilih yang mana yang benar maupun yang salah.
Dan kadang iman itu bisa keliru, dan kadang juga salah dalam mengambil keputusan.
Hal ini dipengaruhi banyak faktor :
1. Iman yang tak pernah di asah terus menerus lama-lama akan tumpul
2. Iman yang bersandar pada kepercayaan lain yang menyesatkan
3. Iman yang tak up to date ( Tidak mau belajar dari pengalaman hidupnya )
4. Iman yang keliru dimana percaya akan mitos dan kepercayaan lainnya.
5. Iman seperti hp yang harus di cas juga agar tenaganya selalu penuh sehingga sinyal nya selalu
full dan selalu bisa menelpon dan di telpon oleh Tuhan.
Dan demikian iman kita aka terus berkembang bila kita selalu dekat dengan-Nya karena Yesus merupakan Iman yang terberkati.
Salam Hangat selalu
Gun
written by gunawannice
Mar 03
Keinginan Kuat Aditiya
Aditiya bagus pratama kelahiran 29 Oktober 1999. Dia adalah anak pertama bapak anak dari pasangan Ignatius Sukardi dengan ninik Resmiyati tahun. kebun keuskupan Pangkalpinang. Mereka berdomisili di Jalan Tegal Rt5/rw2 Pasir Putih Pangkalpinang Bangka. Tanggal 31 Desember 2007 dia bermain ke rumah bapak Soba, bapak Moyo, dan beberapa rekannya. Di rumah bapak Soba, beberapa ratus meter dari rumahnya. Di rumah bapak Soba, Aditiya mempunyai teman sebaya. Temannya mempunyai mobil-mobilan. Melihat temannya asyik bermain, ia mau ikut bermain. Tetapi temannya tersebut tidak mengijinkan untuk memainkan mobil-mobilannya. Dari melihat mobil-mobilan tersebut timbullah keinginan Aditiya untuk memilikinya. Maka dia pulang menemui orang tuanya. Dia meminta kepada orang tuanya agar mereka membelikan mobil-mobilan seperti milik temannya. Ia harus menahan keinginan kuat tersebut karena orang tuanya tidak memberikan uang kepada Adit.
1 Januari 2008 banyak orang datang ke rumah bapak Kardi untuk memberikan salam tahun baru 2007 dan selamat Natal. Pukul 09.45 wib bapak Alun seorang pengusaha kerupuk di wilayah Pasir Putih datang memberi angpau Rp. 100.000 kepada Aditiya. Pukul 1415 wib teman kerja bapak Kardi masuk ke rumah bapak Kardi untuk memberi uang Rp. 100.000. Total angpau Aditiya 1 Januari 2008 adalah 200.000. Uang tersebut dibelikan mobil-mobilan seharga Rp. 200.000 dengan model sama milik teman tetangganya. Keinginan kuat Aditiya menjadi kenyataan.
Continue reading »
written by titusbudi
Komentar Terakhir